Dasar-Dasar Akuntansi : Cara Mudah Belajar Akuntansi

Written by Yaya

Dalam menjalankan sebuah bisnis kita harus paham dulu mengenai dasar akuntansi dengan baik. Dengan pemahaman yang baik mengenai dasar akuntansi diharapkan mampu untuk memberikan informasi sebagai dasar pengambilan keputusan dalam bisnis. Akuntansi sediri merupakan sebuah seni untuk mencatat, meringkas, menganalisis, dan melaporkan data yang berkaitan dengan transaksi keuangan dalam bisnis atau perusahaan.

banyak orang yang mengira bahwa akuntansi itu sangat kompleks dan memusingkan, sebenarnya jika kita paham dasar nya terlebih dahulu atau paham kunci akuntansi semua nya dapat terselesaikan dengan mudah. Untuk itu sebelum kita masuk dalam dunia accounting kita pelajari dulu kunci dari akuntansi itu sendiri 

Apa itu dasar akuntansi ? 

untuk mempelajari sebuah ilmu kita tentu harus tahu terlebih dahulu memahami pengertian dan maksud dari ilmu tersebut. 

Secara umum, akuntansi berarti suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang berkepentingan dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya. Jika pengertian tersebut telah benar-benar dipahami dengan baik, maka akan mudah mempelajari poin-poin selanjutnya dari akuntansi.

Komponen dasar dasar akuntansi 

setelah paham mengenai pengertian dari akuntansi kita akan membahas mengenai komponen dari dasar-dasar dari akuntansi itu sendiri.

Dalam pencatatan akuntansi, suatu transaksi dicatat dan dikelompokkan berdasarkan kategori tertentu. Berdasarkan kategori pencatatannya, ada 5 komponen utama pada akuntansi yaitu sebagai berikut:

Definisi Akuntansi 

ini sudah kita singgung diawal mengenai pengertian dari akuntansi sendiri. Singkatnya, akuntansi dapat diartikan sebagai aktivitas pencatatan siklus keuangan. Secara garis besar, akuntansi adalah rangkaian kegiatan yang mencatat, mengukur, mengidentifikasi, menampilkan, dan melaporkan kegiatan transaksi keuangan. Fungsinya menghasilkan informasi keuangan yang dapat dibaca dan dipahami oleh pihak yang berkepentingan baik internal maupun external.

Persamaan Dasar Akuntansi 

oke disini persamaan akuntansi sifatnya adalah paten ya sobat preneurs, namanya juga persamaan, kalo perbedaan baru tuh bisa berubah ubah hehe. 

oke yang perlu kalian ingat, persamaan akuntansi adalah HARTA = UTANG + MODAL dengan persamaan ini kita bisa mendapatkan hasil yang balance, karena pada prinsipnya kauntansi itu harus seimbang 

sederhanya persamaan ini sama seprti rumus matematika dimana sisi kanan dan kiri sama 10 = 3 + 7 

oke, sekarang kita bedah satu persatu variabel-variabel dari persamaan akuntansi 

Harta 

jika kita bicara mengenai harta pasti yang terlintas dibenak kita adalah uang, seberapa banyak uang yang kita miliki maka itulah total kekayaan yang kita punya. 

sebetulnya konsep harta disini adalah konsep dari harta adalah semua kekayaan perusahaan, baik yang keliatan wujudnya atau yang ga keliatan, yang punya nilai uang atau bisa dikonversi menjadi uang dan berguna buat perusahaan di masa depan.

jadi harta disini terbagi menjadi dua harta tetap dan harta tidak tetap

harta tetap disini merupakan sesuatu :

  • ada bentuknya
  • dipake lebih dari 1 tahun
  • untuk kegiatan operasional perusahaan
  • tidak untuk dijual
  • biasanya mahal

dari sini, kalian bisa ambil contoh yaitu gedung, mesin (peralatan), kendaraan operasional perusahaan, tanah, dll.

sementara harta tidak tetap merupakan harta yang paling cepet dikonversi jadi duit dengan batasan waktu satu tahun. Jadi, harta tidak tetap apapun yang waktu pencairannya kurang dari satu tahun disebut harta lancar atau harta tidak tetap, atau dalam bahasa kerennya adalah harta dengan likuiditas tinggi.

oke kita sudah selesai dengan harta,maka variabel selanjutnya adalah hutang 

Uutang atau kewajiban (liabilities)

namanya aja wajib, kalo nggak kita lkuin pasti bakal menimbulkan masalah. utang disini terbagi menjadi dua jenis yakni utang jangka panjang dan juga utang jangka pendek 

Utang jangka pendek 

utang jangka pendek  artinya harus dilunasi dalam jangka waktu kurang dari 1 tahun.  Contoh utang jangka pendek adalah:

  • Utang usaha. Utang yang biasanya karena perusahaan beli barang dengan cara kredit
  • Beban yang masih harus dibayar. Intinya sih, perusahaan pake manfaat duluan tapi belum bayar kaya utang gaji. Perusahaan kan udah dapat manfaat dari karyawan yang berangkat setiap hari tapi perusahaan baru akan bayar akhir bulan
  • Pendapatan diterima dimuka. Kalo yang ini, perusahaan nerima duit dulu baru ngerjain. jadi perusahaan punya utang ke klien buat ngerjain kerjaannya.

Utang jangka panjang

Ini adalah utang yang pelunasannya lebih dari 1 tahun, umumnya sih di atas 3 tahun. Contohnya:

  • Utang obligasi. Ini adalah utang yang dilakukan sebuah perusahaan dalam membeli surat obligasi.
  • Utang hipotek. Ini adalah utang yang dilakukan pake jaminan. Kalo lo pernah main board game Monopoly, ada istilah hipotek, kan? Jadi simpelnya ya lo pinjem duit ke bank pake jaminan (misalnya bangunan milik lo), dan ketika lo ga bisa bayar, maka bank berhak untuk menyita jaminan tersebut sebagai ganti utangnya.

varibael ketika dari persamaan akuntasi adalah modal 

Equity (Ekuitas atau Modal)

Kewajiban perusahaan terhadap pemilik modal yang menanamkan modalnya ke perusahaan. Segala sesuatu yang dimiliki sebuah perusahaan untuk menunjang kinerja dan jalannya sebuah perusahaan tersebut tergolong modal. Jadi selain uang tunai dapat berupa tempat usaha, mesin, komputer, dan lain-lain. Sumber modal dibagi menjadi dua, yaitu:

  1. Modal Internal, yaitu modal yang didapatkan sendiri, dan bisa dari hasil keuntungan, atau memang milik pribadi dari awal.
  2. Modal Eksternal, yaitu modal yang didapatkan dari sumber luar, seperti pinjaman bank.

Income (Pendapatan)

Pendapatan itu adalah nominal yang didapatkan oleh sebuah perusahaan dari hasil penjualan barang atau jasa. Pendapatan bisa juga didapat dari sewa atau bunga. Jika perusahaan menyewakan tempatnya, pasti mendapatkan uang, dan itu masuk ke pendapatan (sewa) atau jika perusahaan meminjamkan uang ke pihak lain dan mendapatkan bunga itu disebut juga pendapatan (bunga). Jadi, pendapatan ada yang berasal dari kegiatan usaha, seperti jual-beli barang dagangan, dan pendapatan di luar usaha, seperti yang tadi sudah disebutkan di atas, yaitu pendapatan sewa dan pendapatan bunga.

Expenses (Biaya/Pengeluaran atau Beban)

Uang yang dikeluarkan perusahaan untuk membiayai operasional usaha. Nah, ini kebalikan dari pendapatan. Segala nominal yang dikeluarin sebuah perusahaan untuk menjalankan usaha disebut beban. Contohnya, yaitu :

  1. Adanya Beban gaji, yaitu beban untuk membayar gaji karyawan sebuah perusahaan.
  2. Beban sewa, misalnya untuk bayar sewa gedung atau alat.
  3. Beban bunga, yaitu beban perusahaan untuk bayar bunga, seperti bunga utang bank.

untuk artikel lainya mengenai akuntansi anda bisa juga baca referensi berikut 

Mengenal Siklus Akuntansi dan Software Akuntansi

6 Software Akuntansi Terbaik di Indonesia

Sistem Akuntansi Bagi Pebisnis Muda

5 Manfaat Akuntansi Bagi Bisnis UKM di Indonesia

Yaya
SITI NURHAYATI S.I.Kom
Journalism
Master of Ceremony

About the author

Yaya

SITI NURHAYATI S.I.Kom
Journalism
Master of Ceremony

Leave a Comment