Mengapa Anda Harus Membuat Jurnal Setelah Terjadi Transaksi ?

Written by Yaya

Jurnal merupakan buku yang digunakan untuk mencatat transaksi-transaksi yang dilakukan oleh perusahaan berdasarkan urutan dan tanggalnya terjadi transaksi. Jurnal berfungsi sebagai pencatatan awal dari semua transaksi, baik transaksi masuk maupun keluar.

Proses penjurnalan merupakan tahap awal pada proses akuntansi. Tanpa melakukan proses penjurnalan nantinya akan sulit untuk menyusun laporan keuangan. Seperti yang kita tahu laporan keuangan adalah hal yang wajib dilakukan pada bisnis maupun perusahaan. Banyak pengusaha di Indonesia yang tidak memiliki ilmu akuntansi dan akhirnya melakukan pembukuan ala kadarnya pada bisnis mereka, padahal hal itu sangat riskan terhadap kekeliruan.

Seiring dengan kemajuan teknologi kini tidak bagi mereka yang minim akan ilmu akuntansi dapat memanfaatkan berbagai software yang siap pakai untuk mengelola pembukuan bisnis maupun perusahaan.

Jurnal yang Salah, Otomatis Buku Besar pun Salah

Semua transaksi yang terjadi harus didudun sesuai dengan urutan tanggal, waktu dan periode terjadinya transaksi. Semua debit dan kredit yang ada pada periode terntentu harus di catat dan disusun dalam jurnal. Penyusunan jurnal umumnya dilakukan secara harian. Jurnal disusun sebelum semua catatan keuangan masuk kedalam buku besar.

baca juga Pengertian Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian

Dengan Menyusun Jurnal, akan memudahkan melacak history pada periode tertentu

Bisni yang dijalankan tanpa membuat jurnal, maka bisa dipastikan kedepanya anda akan kesulitan melacak transaksi yang sudah terjadi. Hal ini akan makin menyulitkan jika bisnis yang anda kelola tidak selalu dalam pantauan. Dengan adanya jurnal kita dengan mudah mendeteksi  transaksi yang terjadi. Jurnal juga akan menjadi salah satu informasi mengenai kegiatan transaksi bisnis yang anda miliki sebagai pemilik usaha

Jurnal sangat penting disusun berdasarkan tanggal dan waktu yang nyata, hal ini agar memudahkan kita untuk melacak transaksi dalam periode tertentu. Transaksi yang dicatat pun harus lengkap dan juga detail.

Dengan Jurnal, akan memudahkan kita melakukan analisis

 

Selain sebagai pencatatan transaksi jurnal juga berfungsi sebagai analisis dari perkiraan untuk pendebitan maupun perkreditan yang terjadi dalam akun-akun yang terpengaruh oleh transaksi yang terjadi. Catatan-catatan ini nantinya bisa menjadi sebuah histori pada pembukuan bisnis. Karena jurnal yang disusun berdasarkan waktu terjadinya transaksi maka jurnal akan tetap bisa dibuka kembali pada tahun-tahun mendatang jika diperlukan.

Umumnya jurnal akuntansi digunakan untuk mencatat setiap transaksi keuangan yang terjadi.

Yaya
SITI NURHAYATI S.I.Kom
Journalism
Master of Ceremony

About the author

Yaya

SITI NURHAYATI S.I.Kom
Journalism
Master of Ceremony

Leave a Comment