TIPS MENGATUR STOCK BARANG SECARA EFEKTIF

Written by Karunia

Mengelola stok barang merupakan tantangan terbesar bagi perusahaan yang memiliki banyak cabang. Mengapa begitu? Hal ini karena sulitnya untuk mengontrol barang yang ada di cabang, apalagi jika cabang Anda tidak hanya satu. Jika bisnis Anda bergerak di bidang jual beli rumah atau mobil, ini mungkin akan sedikit mudah karena barang yang dijual berukuran besar dan biasanya berjumlah sedikit. Tapi jika Anda menjalani bisnis retail yang memiliki banyak barang dengan item hingga ribuan, maka hal ini akan sangat memusingkan.

Pada saat anda tidak mengelola stok barang dengan baik maka kemungkinan hal-hal seperti kelebihan/kekurangan barang, kehilangan barang dan terganggunya jadwal pengiriman akan terjadi. Jika hal ini terus terjadi kemungkinan anda akan mengalami kerugian. Menghindari akan hal itu, berikut ini tips mengelola stok barang dengan efektif.

Persiapkan Data Seakurat Mungkin

Saat melakukan persiapan data, tugaskan individu secara khusus yang bertanggung jawab dalam melakukan pencatatan. Individu tersebut harus melakukan pencatatan seakurat mungkin seperti input stok masuk dan stok keluar yang dapat dibantu dengan program pendukung agar proses pencatatan lebih akurat. Tujuan dilakukannya hal ini adalah agar Anda mengetahui terlebih dahulu data dari periode sebelumnya, lalu menentukan target pemasaran serta ramalan (forecast) penjualan pada periode saat ini.

Beberapa perusahaan distributor atau produsen sekalipun terkadang menggunakan sistem pre-order dan data pesanan yang masuk akan dijadikan sebagai landasan untuk menentukan angka persediaan. Guna t mengembangkan bisnis distributor yang masuk, Anda juga harus melakukan diskusi dan berkonsultasi lebih dalam dengan tim pemasaran ketika ingin menentukan angka persediaan stok Anda.

Memperkirakan Pergerakan Stok Barang (Forecasting)

Salah satu hal yang harus anda lakukan adalah memperkirakan pergerakan stok barang atau membuat forecast. Artinya anda harus lebih dulu mengetahui jumlah stok barang yang akan dibutuhkan pada beberapa waktu ke depan. Apalagi jika anda menjual berbagai macam jenis barang tentunya ini akan sangat membingungkan. Akan tetapi ini adalah hal yang harus anda lakukan agar nantinya tidak terjadi kekurangan maupun kelebihan barang. Dengan forecasting anda dapat menyiapkan stok yang cukup di periode berikutnya. Hal ini tentunya akan menjaga stabilitas pada usaha yang anda jalani.

Contohnya jika pada bulan lalu anda berhasil menjual barang sebanyak 15 pcs maka pada bulan selanjutnya anda membutuhkan barang mungkin setidaknya 15 - 20 pcs. Ketika barang anda laku hingga persediaan habis pada setengah periode yang lalu, berarti anda perlu kira-kira 2 kali lipat dari sebelumnya. Sebaliknya pada saat penjualan sedang sepi anda perlu mengurangi pembelian terhadap barang tersebut.

Buatlah daftar penjualan barang per periode dan daftar perkiraan penjualan barang untuk beberapa periode ke depan, sehingga anda memenuhi kebutuhan pelanggan.

Lakukan Pengecekan Sebelum Barang Disimpan

Langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa Anda selalu melakukan pengecekan barang sebelum memasukkannya ke dalam rak. Pengecekan ini bisa dilakukan sebelum pemberian kode agar Anda bisa mengetahui ada atau tidaknya barang yang dicatat dalam tumpukan stok barang. Pengecekan ini juga bisa membantu untuk mengetahui barang mana yang mengalami kecacatan, salah produksi, dan kesalahan lainnya sebelum memutuskan untuk menyimpannya. Khusus untuk barang-barang yang cacat, Anda bisa mengumpulkannya ke dalam satu tempat lain dan jangan lupa pula untuk memberikan tanda atau catatan kecil mengenai keterangan cacat.

Memberikan Kode di Setiap Barang

Pemberian kode pada tiap barang akan sangat membantu ketika melakukan penjualan barang. Sebagai contoh, jika ada seorang pelanggan yang membeli baju dengan kode MM berwarna merah muda, maka sebagai penjual, Anda akan secara langsung paham dengan apa yang ditanyakan dan dipesan oleh pelanggan. Jika barang-barang tidak diberikan kode, maka transaksi yang akan dilaksanakan pun terasa lebih sulit dan dapat mengurangi citra perusahaan Anda di mata pelanggan. Selain itu, kode juga akan membantu saat menata barang di gudang.

Pisahkan Stok Baru dan Stok Lama

Mencampur aduk stok baru dan lama hanya akan membuat bingung ketika melakukan pencatatan dan pengecekan stok barang. Ketika ada kedua barang ini, ada baiknya Anda memisahkan stok lama dan stok baru untuk mempermudah perhitungan jumlah stok lama yang terjual dan belum terjual. Anda juga bisa menyediakan satu tempat khusus untuk stok baru agar menghindari tercampurnya stok barang yang baru dan juga yang lama.

Tips di atas dapat Anda terapkan dengan mudah untuk mengelola stok barang di gudang. Pastikan juga Anda telah menggunakan sistem percatatan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Sistem yang bagus akan menjadi aset bisnis Anda karena dapat mengamankan stok dan memberikan keuntungan. Accurate Online adalah software akuntansi online yang memiliki sistem yang cocok untuk membantu Anda mengelola stok barang pada perusahaan. Untuk info lebih lanjut mengenai fitur Jurnal yang memudahkan Anda dalam mengelola stok barang, dapat Anda lihat di sini. Dan temukan berbagai fitur lainnya DISINI.

Karunia
Hi Gw Karunia!
Founder accuratecenter.id
Digital Marketer
Content Creator
Writer
Podcaster
Investor
Discuss yuk di WhatsApp 081281091718

About the author

Karunia

Hi Gw Karunia!
Founder accuratecenter.id
Digital Marketer
Content Creator
Writer
Podcaster
Investor
Discuss yuk di WhatsApp 081281091718

Leave a Comment